Kecelakaan Pesawat Lion Air : Daftar Panjang Kecelakaan Pesawat di Indonesia

Posted on Apr 13 2013 - 6:11pm by Deta
Kecelakaan Pesawat Lion Air : Daftar Panjang Kecelakaan Pesawat di Indonesia
Kecelakaan Pesawat Lion Air : Daftar Panjang Kecelakaan Pesawat di Indonesia
Advertisement

iBerita.comKecelakaan pesawat Lion Air di Bali hari ini menambah daftar panjang kecelakaan pesawat terbang yang pernah terjadi di Indonesia. Sekitar pukul 15.35 Wita tadi pesawat Lion Air yang membawa 101 penumpang dan 7 awak pesawat itu mengalami kecelakaan gagal mendarat di Bandara Ngurah Rai sehingga jatuh ke Laut. Semua penumpang dan awak pesawat dilaporkan selamat setelah tim SAR dibantu masyarakat langsung melakukan evakuasi. Pesawat jatuh ke laut dalam kondisi terbelah.

Kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air dengan rute Bandung – Denpasar ini bukan pertama kali kecelakaan yang melibatkan pesawat Lion Air. Tentu masih ingat dengan kejadian tergelincirnya pesawat Lion Air MD 82 di Bandara Adi Sumarmo Solo pada 30 november 2004 lalu yang membawa sekitar 146 penumpang saat melakukan pendaratan. Pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT538 ini tidak mampu menahan laju pesawat di landasan sehingga pesawat terperosok keluar area bandara dan masuk ke persawahan.

Pada 5 september 2005 juga terjadi kecelakaan pesawat, kali ini menimpa pesawat Mandala Air yang jatuh di kawasan Padang Bulan, Medan, Sumatra Utara. Kecelakaan dahsyat itu mengakibatkan 99 orang meninggal. Pesawat itu sedianya akan menuju Jakarta dari bandara Polonia , Medan. Namun sesaat setelah lepas landas pesawat jatuh dan menghujam daratan.

Tanggal 7 maret 2007, kembali terjadi kecelakaan pesawat. Kali ini pesawat Garuda Indonesia meledak di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta setelah sebelumnya terperosok ketika melakukan pendaratan. Kecelakaan tersebut memakan korban setidaknya 22 orang tewas.

Masih banyak deretan kejadian kecelakaan pesawat di Indonesia. Kedepan semoga tingkat keamanan penumpang pesawat semakin meningkat dan industri penerbangan Indonesia semakin maju.

Share
Advertisement


Komentar