Bendera Daerah Aceh Mirip Bendera GAM Berkibar

Posted on Apr 5 2013 - 2:10pm by Deta
Bendera Daerah Aceh Mirip Bendera GAM Berkibar
Bendera Daerah Aceh Mirip Bendera GAM Berkibar
Advertisement

iBerita.com – Kontroversi kembali menyelimuti bumi Serambi Mekkah, kali ini tentang penggunaan Bendera daerah yang sangat mirip dengan bendera GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di masa lalu. Penggunaan bendera ini menuai beragam reaksi dari masyarakat Aceh, ada yang menyetujui tapi ada pula yang dengan tegas menolak bendera tersebut.

Penggunaan bendera ini berdasarkan hasil Sidang Paripurna II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), 22 Maret 2013 yang mengesahkan tiga rancangan qanun (raqan) menjadi qanun. Ketiga Qanun tersebut yaitu Bendera dan Lambang Aceh, Qanun Penanaman Modal, dan Qanun Tata Cara Pengalokasian Dana bagi Hasil Migas dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus. Qanun tentang bendera daerah ini menetapkan bendera dan lambang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai lambang dan bendera daerah.

Pemerintah Pusat dengan tegas menolak penggunaan bendera GAM tersebut karena bertentangan dengan peraturan pemerintah nomor 77 tahun 2007 yang merupakan turunan dari Undang-Undang No 11/2006, disitu disebutkan bahwa Penggunaan lambang tidak boleh menyerupai lambang separatis. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan sejak lama agar bendera aceh menggunakan simbol kejayaan masa lampau, dan tidak menggunakan bendera GAM.

“Kita tawarkan, kan ada lambang-lambang kejayaan Aceh masa lalu. Katakanlah ketika kekuasaan Iskandar Muda. Pakailah lambang itu, silakan,” kata Gamawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (1/4/2013).

Untuk menindak lanjuti kontroversi ini, Pemerintah akan segera mengirimkan tim untuk menemui Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dengan agenda membahas tentang penetapan penggunaan bendera GAM untuk bendera daerah tersebut. Jalan terakhir jika tidak ditemui titik terang, maka Presiden akan membatalkan qanun tersebut.

“Kita masih dengan cara-cara persuasif, menghormati pemerintah Aceh dan DPRD Aceh,” lanjut pak Gamawan.


Share
Komentar