Pidato Jasmine Memukau Presiden dan Khalayak Internasional

Posted on Apr 2 2013 - 12:30pm by cakdie
Pidato Jasmine Memukau Presiden dan Khalayak Internasional
Pidato Jasmine Memukau Presiden dan Khalayak Internasional
Advertisement

iBerita.com – Siapa yang menyangka gadis berusia 13 tahun ini terpilih berpidato langsung di depan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan di hadapan khalayak internasional pada kegiatan Millenium Development Goals (MDGs) di Bali pada akhir Maret lalu, bahkan oleh dirinya sendiri. Namun kenyataannya, gadis bernama lengkap Jasmine Mutia Salsabila pada malam itu mampu membuat orang nomor satu Indonesia tersebut terpukau menatap kemahirannya menyampaikan masalah kemiskinan dalam bahasa Inggris tanpa gugup di hadapan delegasi internasional.

Masalah kemiskinan biasanya dinilai sebagai topik yang terlalu berat untuk dipikirkan dan dikaji oleh anak seusia Jasmine. Namun, bagi gadis yang kini duduk di bangku kelas VII SMP Negeri 2 Semarang ini, hal itu justru penting untuk dimengerti dan dibicarakan oleh banyak kalangan, termasuk anak-anak seusianya agar segera menemukan solusi.

Menurut Jasmine, kemiskinan terjadi karena adanya kesenjangan sosial akibat ketidakadilan dan banyaknya bantuan dari pemerintah yang disalahgunakan oknum. Untuk mengatasi kemiskinan juga harus dimulai dari masyarakat sendiri. Terutama bagi si miskin, mereka harus bekerja keras dan berusaha mendapatkan pendidikan dan terus kreatif.

Kondisi ekonomi yang kurang mencukupi sebenarnya cukup akrab dengan Jasmine. Sejak usia dua tahun, ayahnya meninggal dunia karena serangan jantung dan empat tahun kemudian ibundanya juga meninggal dunia. Kini Jasmine tinggal bersama neneknya dan harus hidup seadanya. Meski hidup dalam kondisi pas-pasan, ia tak mau menyerah dan bertekad mengubah nasib dengan belajar keras.

Usaha dan kerja kerasnya berbuah manis. Sejak duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), Jasmine terus mengukir prestasi. Bahkan sejak bangku SD hingga saat ini ia selalu berhasil menyabet peringkat pertama di sekolah sehingga ia benar-benar bisa merasakan sekolah gratis. Konon, ia bercita-cita ingin menjadi arkeolog.

Kemampuan bahasa Inggrisnya yang mumpuni dan ditunjukkan pada saat kegiatan MDGs tersebut tak lepas dari kerja keras sang nenek yang selalu menemaninya belajar bahasa Inggris. Sementara itu, penguasaan isu yang dibahas, selain dari pengalamannya, juga dari mencari tambahan bahan melalui internet dan menonton berita di televisi. Terpilihnya Jasmine untuk berpidato pada waktu itu tak lepas dari prestasinya yang membanggakan di sekolah meski ia hidup seadanya.

Awalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta tiap-tiap daerah mencari anak berprestasi. Kemudian saat Pemerintah Kota Semarang mengajukan nama Jasmine, Kementerian langsung memeriksa dan menyetujuinya. Jasmine ditunjuk oleh sekolah untuk untuk diajukan ke Kementerian. Naskah pidatonya pun ia buat sendiri dibantu staf kepresidenan.

Share
Advertisement


Gambar untuk "Pidato Jasmine Memukau Presiden dan Khalayak Internasional"

Komentar