Pemberkasan CPNS K2 Ditutup 30 April 2014

Posted on Feb 26 2014 - 9:41am by Ip_Tiwi
Pemberkasan CPNS K2 Ditutup 30 April 2014
Pemberkasan CPNS K2 Ditutup 30 April 2014
Advertisement

iBerita.com – Meski sudah dinyatakan lulus seleksi CPNS honorer kategori 2 (K2), masih ada proses yang harus dilalui oleh para pegawa honorer ini sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan memiliki Nomer Induk Pegawai (NIP). Proses ini adalah pemberkasan. Sebelum dilakukan pengajuan NIP, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dari daerah asal pegawai harus terlabih dahulu melakukan verifikasi data. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan jika nantinya ditemukan data pegawai yang ‘bodong’, maka BKD yang akan bertanggungjawab.

Menurut Humas BKN, seperti dikutip dari situs resmi bkn.go.id, rencananya usul penetapan NIP PNS dari jalur tenaga honorer K2 sudah harus diterima secara lengkap di BKN / Kanreg BKN paling lambat pada 30 April 2014. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BKN Eko Sutrisno, saat diwawancarai di Ruang kerjanya, Rabu (19/2/2014) di kantor Pusat BKN Jakarta.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan jika pernyataan itu adalah tindak lanjut atas ditetapkannya Formasi PNS dari tenaga Honorer K2, untuk tahun anggaran 2013 oleh Menteri PAN & RB. Eko menyampaikan bahwa bahwa  dasar hukum pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS tetap harus sesuai regulasi kepegawaian. Ditambahkan Eko, regulasi kepegawaian dimaksud, diantaranya: PP Nomor 98/2000 tentang Pengadaan PNS sebagaimana telah diubah dalam PP Nomor 78/2013, PP Nomor 48/2005 tentang Pengankatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS yang terakhir dirubah dengan PP Nomor 56/2012, Permen PAN & RB Nomor 24 Tahun 2013 tentang Kebijakan Tambahan Alokasi Formasi dan Pengadaan CPNS Tahun 2013, dan Perka BKN Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan CPNS.

Eko juga melanjutkan bahwa pemberkasan tenaga honorer K2 untuk menjadi CPNS harus sesuai PP 98/2000 tentang Pengadaan PNS sebagaimana telah diubah dengan PP 11/2002 yang selanjutnya dimuat dalam Keputusan Kepala BKN Nomor 11/2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP 98/2000 tentang Pengadaan PNS sebagaimana telah diubah dengan PP 11/2002. “Apabila salah satu syarat saja tidak dipenuhi, maka BKN tidak akan menetapkan Nomor Identitas Pegawai (NIP)-nya, sehingga yang bersangkutan tidak dapat diangkat sebagai CPNS,” pungkas Eko Sutrisno.

Dengan dikeluarkannnya ketetapan ini, artinya para tenaga honorer K2 yang dinyatakan lolos harus sudah mulai berbenah dan membersiapkan berkas-berkas yang diperlukan dalam proses selanjutnya. Jangan sampai karena kekeliruan berkas atau ketidaklengkapan berkas, maka kelulusan CPNS K2 dibatalkan.


Share
Komentar