Pengumuman CPNS : Panselnas Pastikan Tidak Ada Pengumuman K2 Susulan

Posted on Feb 22 2014 - 3:43pm by Ip_Tiwi
Pengumuman CPNS : Panselnas Pastikan Tidak Ada Pengumuman K2 Susulan
Pengumuman CPNS : Panselnas Pastikan Tidak Ada Pengumuman K2 Susulan
Advertisement

iBerita.com – Menyusul beredarnya berita mengenai pengumuman kelulusan CPNS honorer kategori 2 (K2) susulan, Panitia seleksi nasional (Panselnas) CPNS  sekali lagi menegaskan bahwa tidak ada pengumuman susulan untuk kelulusan CPNS dari tenaga honorer kategori 2 (K2). Pengumuman yang sudah dipublikasikan di situs Kementerian PANRB, BKN dan dua media partner (JPNN dan Liputan6) merupakan hasil kelulusan yang sudah ditetapkan.

Hal ini seperti diuangkapkan oleh kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman, Jumat (21/02) menanggapi rumor yang berkembang di sementara kalangan. “Rumor itu tidak benar, sehingga tidak perlu ditanggapi. Pengumuman kelulusan yang benar adalah yang kami muat di empat situs tersebut,” ujarnya.

Hasil kelulusan yang sudah diumumkan itu nantinya harus diumumkan juga oleh masing-masing daerah atau instansi, baik melalui situs instansi atau melalui media lain, selain telah diumumkan terlebih dahulu oleh Panselnas melalui website resmi.

Sekretaris Kementerian PANRB, Herman, dalam suratnya beberapa waktu lalu, mempersilahkan para Sekda Provinsi untuk mengambil print out hasil pengumuman di Kementerian PANRB tiga hari setelah diumumkan. Selanjutnya, pengumuman itu disampaikan kepada Sekda kabupaten/kota di wilayah provinsi masing-masing.

Tidak lupa, Herman juga menghimbau agar masyarakat melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang apabila ada kesimpangsiuran informasi. Selanjutnya kepada para peserta seleksi CPNS dari honorer K2 yang dinyatakan lulus, supaya fokus untuk mengikuti proses verifikasi yang dilaksanakan oleh masing-masing pemda.

Sebagaimana diatur dalam PP. No. 56/2012, bagi tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian dan memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan akan diangkat menjadi CPNS. Sebaliknya, meskipun lulus tes tetapi tidak memenuhi persyaratan administratif, tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi CPNS.

Setelah proses verifikasi selesai dan tidak ditemukan kekeliruan, baru dapat dilakukan proses selanjutnya yakni pemberkasan dan pengajuan Nomer Induk Pegawai (NIP) pada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Berikut daftar data honorer yang harus dilengkapi dalam proses verifikasi dan pemberkasan.

1.    SK Pengangkatan yang ditandatangani pejabat berwenang;

2.    berusia maksimal 46 tahun dan minimal 19 tahun per 1 Januari 2006;

3.    memiliki masa kerja sebagai honorer paling sedikit 1 tahun per 31 Desember 2005, dan masih bekerja hingga pengangkatan CPNS;

4.    penghasilannya dibiayai dari Non-APBN/APBD; dan

5.    bekerja pada instansi pemerintah;

6.    dinyatakan lulus TKD dan TKB;

7.     dan syarat lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.


Share
Komentar