Gunung Kelud Terkini : Berubah Status Menjadi AWAS

Posted on Feb 13 2014 - 11:28pm by Ary
Gunung Kelud Terkini : Berubah Status Menjadi AWAS
Gunung Kelud Terkini : Berubah Status Menjadi AWAS
Advertisement

iBerita.com – Berita terkini mengenai gunung kelud yang kemarin berstatus SIAGA kali ini telah berubah menjadi AWAS yang mengindikasikan adanya peningkatakan aktivitas gunung tersebut.

Status awas atas Gunung Kelud dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), seperti yang dilansir Tempo (Kamis, 13/2/13). Hingga berita ini diturunkan, Satuan Pelaksana Penanggulan Bencana Kabupaten Kediri dikabarkan sedang mengupayakan proses evakuasi warga untuk mencegah terjadinya korban jiwa jika Gunung Kelud meletus.

Konfirmasi status gunung kelud tersebut didapatkan Tempo melalui sambungan telepon yang dikabarkan oleh Edy Purwanto selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Kediri. Edy menerima pemberitahuan dari para petugas Pos Pemantauan Kunung Kelud yang berlokasi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri tersebut.

Karena terputusnya hubungan komunikasi dengan petugas PVMBG di pos pemantauan, hingga saat ini belum ada laporan pasti mengenai jumlah kegempaan di Gunung Kelud dan juga suhu air kawah terkini.

Terhitung sejak malam ini, tepatnya pukul 21.50 beberapa saat yang lalu, Kepala PVMBG Badan Geologi Muhammad Hendrasto telah menetapkan status awas pada Gunung Kelud tersebut. Tak hanya itu, Hendrasto juga menyarankan agar pemerintah setempat mengevakuasi warganya yang berada dalam radius 10 kilomter dari puncak Gunung Kelud.

Kemarin, tepatnya tanggal 12 Februari 2014, seseorang yang dianggap sebagai kuncen Gunung Kelud yaitu Mbah Ronggo (74), juga turut berpendapat bahwa dirinya belum memperoleh isyarat apapun mengenai meletusnya Gunung Kelud, sehingga beliau percaya bahwa Gunung Kelud belum akan meletus, seperti yang dilansir Sindonews.

Meski menyangkal bahwa dirinya adalah juru kuncen Gunung Kelud, tetapi oleh masyarakat sekitar Mbah Ronggo memang dituakan, seperti halnya Alm. mbah Maridjan di Gunung Merapi.

Untuk warga yang memang berada dalam radius berbahaya, kami juga turut menghimbau agar tetap mengikuti apa yang pemerintah setempat upayakan jika ada proses evakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Share
Advertisement


Komentar