Pengumuman CPNS K2: Hasil Masih Belum Jelas

Posted on Feb 6 2014 - 5:14am by Ip_Tiwi
Pengumuman CPNS K2: Hasil Masih Belum Jelas
Pengumuman CPNS K2: Hasil Masih Belum Jelas
Advertisement

iBerita.comPengumuman CPNS K2, Kesabaran para peserta tes CPNS honorer kategori 2 (K2) kembali diuji. Pasalnya, sejak dikatakan akan dilakukan pengumuman CPNS K2 di laman menpan.go.id pada Rabu, 5 Februari kemarin, laman tersebut ternyata malah tidak dapat diakses.

Pengumuman yang direncanakan dengan menggunakan format PDF di website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) ternyata tidak bisa diakses. Hingga pukul 19.00 WIB kemarin, situs yang seharusnya memuat nomor peserta lolos ujian tulis beberapa bulan lalu itu hanya memunculkan “502 Bad Gateway”.

Hal tersebut terjadi diperkirakan karena situs menpan overload, tidak dapat diakses karena banyaknya orang yang mengakses. Perkiraan tersebut dibenarkan oleh Kepala Humas Kemenpan RB, Suwardi saat dikonfirmasi kemarin. “Web Menpan down, mungkin karena banyaknya yang akses,” tutur Wardi  di Jakarta, kemarin.

Suwardi mengelak jika ada yang mengatakan pihaknya belum siap mengumumkan hasil ujian tersebut. Ia menyebutkan semua terjadi karena kendala teknis di luar perkiraan, sehingga untuk sementara server ditutup. Akibatnya, pengumuman untuk honorer K2 ini harus kembali diundur. Sebab, pemerintah tidak memiliki media partner atau web lain sebagai wadah untuk melakukan pengumuman ini.

Suwardi mengatakan, pihaknya masih belum memiliki rencana lain untuk melanjutkan pengumuman hasil tes tulis tenaga honorer K2 ini. “Belum ada keputusan, masih nunggu hasil nanti malam,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Azwar Abubakar mengatakan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Wakil Presiden, Boediono untuk membahas masalah ini. Setelah pertemuan tersebut, baru akan diputuskan bagaimana langkah selanjutnya yang akan ditempuh.

Kesan buruk yang terjadi akibat kejadian ini sangat disayangkan. Pihak kementrian menyatakan telah menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk menjaga keamanan hasil ujian ini. Tetapi ternyata hal ini tidak hal itu tidak dilengkapi dengan antisispasi banyaknya pengunjung web yang sangat banyak.


Share
Komentar