Dampak Pembangunan Tol Lingkar Luar Jakarta II

Posted on Jul 9 2013 - 8:32am by cakdie
Dampak Pembangunan Tol Lingkar Luar Jakarta II
Dampak Pembangunan Tol Lingkar Luar Jakarta II
Advertisement

iBerita.com – Di masa kepemimpinan Jakarta Baru oleh Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama ini, kementerian Pekerjaan Umum terus menggiatkan proyek pembanguann jalan tol lingkar luar Jakarta atau yang dikenal dengan Jakarta Outer Ring Road (JORR). Saat ini kementerian PU tengah memulai pembanguna JORR II.

Proyek tersebut saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Banyak wilayah yang akan digusur sebagai zona yang dilewati oleh proyek jalan tersebut. Bahkan termasuk di kawasan perumahan-perumahan elit akan merasakan hal yang sama. Kawasan Cibitung-Cilincing adalah kawasan perumahan elit yang akan merasakan penggusuran untuk proyek JORR II ini. Ada 8 kawasan perumahan yang akan mengalami penggusuran.

Selain kawasan Cibitung-Cilincing. Kawasan perumahan elit di Depok juga akan mengalami pembebasan lahan untuk pembangunan ruas tol Cinere-Jagorawi. Kemudian di kawasan Serpong-Cinere ada beberapa kawasan perumahan yang juga akan digusur. Demikian pula di ruas Pamulang-Ciputat.

Kementerian Pekerjaan Umum telah merencanakan pembangunan dengan investasi sebesar 3,17 triliun untuk membuat JORR II yang menghubungkan Bandara Soetta-Kunciran-Serpong-Cinere-Jagorawi-Cibitung-Cilincing-Tanjung Priok. Sisi barat dari ruas tol Cengkareng-Kunciran sepanjang 15,2 km memerlukan investasi Rp 3,49 triliun, kemudian Kunciran-Serpong sepanjang 11,2 km memerlukan investasi Rp 2,62 triliun. Untuk ruas Serpong-Cinere 10,14 km memerlukan investasi Rp 2,21 triliun, sedangkan ruas Cinere-Jagorawi sepanjang 14,6 km memerlukan investasi Rp 3,17 triliun.

Untuk sisi timur Jakarta, ruas tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,4 km memerlukan investasi Rp 4,5 triliun, Cibitung-Cilincing sepanjang 34,5 km memerlukan investasi Rp 4,22 triliun.

Share
Advertisement